Rabu, 11 Juli 2012

Belajar Internet Marketing Gratis Disperindag Provinsi Riau Super Keren

Internet Marketing (E-Commerce) siapa yang gak kenal sihhh…Apalagi FREE…huuuuuuuu…
Pada tanggal 11 juli sampai tanggal 13 juli 2012 diadakan pelatihan E-Commerce yang bertempat di Hotel Premier Pekanbaru. Hari pertama pelatihan sudah di beri PR dengan Keyword “Belajar Internet Gratis Disperindag Provinsi Riau Super Keren”.
Keyword tersebut akan di uji untuk mendapatkan sepuluh besar dalam pencarian mesin Google dan akan mendapatkan hadiah menarik berupa sebuah Kaos Info Zakat.
Adapun pemateri  Pak Fahmi mengajarkan tentang optimasi, salah satu optimasi blog atau website adalah pada postingan artikel, dan optimasinya seperti berikut :
Internet Marketing Gratis DISPERINDAG Provinsi Riau Super Keren
  • Title
  • Description
  • Meta Keyword
  • Main Navigation
  • H1-H5
  • Link Text
  • Body Ttext
  • Page Name
  • Domain Name
  • Alt Image
  • Incoming Link Text
  • Name of Sub Directory
sumber: http://komputernetworking.wordpress.com/2012/07/12/belajar-internet-marketing-gratis-disperindag-provinsi-riau-super-keren/

Kamis, 30 Juni 2011

POSTULATE, PRINCIPLE, AND CONCEPT


POSTULATE, PRINCIPLE, AND CONCEPT

A. Postulate and Principle
Konsep dari komite atas postulate dan principle merupakan hal yang problematik.Postulate biasanya didefinisikan sebagai dasar asumsi yang tidak bisa diuji atau dibuktikan.Postulate menyediakan kesimpulan dan dasar untuk struktur teori yang terdiri dari sekumpulandalil yang disimpulkan. Laporan komite menggambarkan bahwa hanya ada sedikit postulate didalam akuntansi dan biasanya postulate berasal dari lingkungan ekonomi dan politik, yakni dari pandangan yang umum dan mendasar dari komunitas bisnis. Seorang anggota komite selanjutnya menyatakan bahwa komite tidak bermaksud untuk mendefinisikan postulate.Di lain sisi, principle juga tidak didefinisikan oleh komite meskipun komite membandingkannyadalam hal cakupan definisi dan pernyataan yang telah dikeluarkan dalam empat laporan berbedaoleh AAA (American Accounting Association). Dua laporan awal menggunakan kata “principle” di judulnya, tetapi kemudian diganti menjadi kata “standar” dan “concept” di dua laporan sesudahnya.
AICPA nendefinisikan “principle” sebagai suatu hukum (law) yang umum atau aturan yang diadopsi atau dinyatakan sebagai petunjuk dalam setiap tindakan, sebuah dasar yang kuat bagisetiap tingkah laku dan kebiasaan. Hukum (law) berbeda dengan :”principle” karena “law” terdiridari elemen-elemen yang bisa diobservasi dengan menggunakan teknik empiris, sedangkan ”principle” tidak. “Principle” bisa diuji secara empiris, dan jika terbukti benar atau setidaknya tidak terbukti salah, maka akan menjadi suatu hukum (law).
Accounting Research Study No.1
Postulate dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu :
a.       Kelompok lingkungan
Meliputi kualifikasi, pertukaran, entitas, periode waktu dan satuan ukuran. 
b.      Mereka berasal dari akuntansi itu sendiri
Meliputi laporan keuangan, harga pasar, entitas, dan kesementaraan 
c.       keharusan
Meliputi kontuinitas, objectivitas, konsistensi, unit yang stabil, dan pengungkapan
Accounting Research Study No.3
Prinsip-prinsip yang dikembangkan dalam studi ini adalah :
a.       Laba disebabkan seluruh proses kegiatan usaha.
b.      Perubahan sumber daya harus diklasifikasikan.
c.       Semua aset perusahaan harus dicatat dan dilaporkan dalam laporan keuangan.
d.      Masalah pengukuran aset adalah masalah pengukuran layanan masa depan

B. Konsep dasar yang mendasari Historical Costing
Konsep-konsep dasar akuntansi dipengaruhi oleh aturan-aturan dalam akuntansi itu sendiri. Konsep adalah hasil dari proses identifikasi, klasifikasi, dan intrepretasi berbagai aturan dan fenomena. Jadi, konsep bukanlah bagian dari proses formal dari perumusan teori tetapi konsepdapat digunakan di dalam teori, sebagai bagian dari struktur postulate atau sebagai kesimpulan yang ditarik dari postulate, atau bahkan sebagai subjek pengujian dalam penelitian empiris.”Postulate” adalah asumsi dasar mengenai lingkungan bisnis. “Principle” adalah pendekatan-pendekatan umum yang digunakan untuk melakukan pengakuan dan pengukuran atas peristiwa-peristiwa akuntansi. Ada dua tipe “principle”, yaitu :
-        Input-oriented principle yaitu aturan-aturan yang menjadi pedoman dalam akuntansi,terdiri dari aturan-aturan umum yang mendasari operasi dan prinsip constrain. 
-        Output-oriented principle terdiri dari kualitas atau karakteristik laporan keuangan yangseharusnya ditampilkan jika Input-oriented principle telah diterapkan dengan semestinya.
Postulate
1.      Going concern atau continuity, yaitu Perusahaan diasumsikan akan terus berjalan atau berlanjut. Postulat mengasumsikan bahwa perusahaan tidak diharapkan untuk dilikuidasi dalam masa mendatang yang dapat diketahui dan sekarang atau bahwa entitas akan terus beroperasi untuk periode waktu yang tidak tertentu.
2.      Time period, yaitu Periode akuntansi sama dengan tahun kalender. Postulat ini menyatakan bahwa laporan keungan yang menggambarkan perubahan dalam kesejahteraan perusahaan seharusnya diungkapkan secara periodik.
3.      Accounting entity, yaitu Bahwa entitas tersebut terpisah dan berbeda dari pemiliknya dan perusahaan lain. Postulat ini memungkinkan akuntan membedakan antara transaksi bisnis dan individu : akuntan melaporkan transaksi perusahaan, bukan transaksi pemilik perusahaan.
4.      Monetary Unit, yaitu Laporan keuangan harus disajikan dalam unit moneter 
Principle
Input-oriented principle
a.      Aturan-aturan umum yang mendasari operasi
Recognition
Recognition (pengakuan) menyangkut kapan mencatat akun pendapatan dan beban.Kerangka konseptual FASB menyatakan bahwa pendapatan bisa diakui saat (1) aset diterima sebagai hasil dari kinerja tersebut sudah direalisasikan, yakni diberikan dalambentuk cash, atau (2) saat pekerjaan tersebut selesai dikerjakan.
Matching
Bahwa expense (biaya) diakui sejalan dengan diakuinya pendapatan (revenue).
b.      Prinsip constrain
Conservatism
Usaha untuk memilih metode akuntansi yang berterima umum yang menghasilkan (a)pengakuan pendapatan yang lambat (b) pengakuan beban lebih cepat (c) lebih rendah dalam penilaian aset (d) lebih tinggi dalam penilaian kewajibannya.
Disclosure
Disclosure adalah informasi keuangan yang relevan, termasuk metode yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan yang lebih dari satu metode atau menggunakan metode yang tidak biasa atau metode yan inovatif.
Materiality
Materiality adalah pentingnya sebuah item atau sekumpulan item bagi pengguna (user) hubungannya dengan relevansinya dalam evaluasi atau proses pengambilan keputusan.
Objectivity
Objektivitas berkaitan dengan kualitas dari bukti yang mendasari transaksi yang kemudian disusun dalam bentuk laporan keuangan.

Output-oriented principle
a.       Comparability
b.      Consistency
c.       Uniformity

C. Teori Ekuitas

Proprietary Theory (Teori Kepemilikan)
Teori ini berasumsi bahwa pemilik dan perusahaan itu identik. Persamaan balance sheetnya =
asset - ∑ liabilities = owner sequity
Pendekatan teori kepemilikan ini menerangkan bahwa komponen pengukuran pendapatan(income) menggunakan sistem historical cost meskipun pemilik tidak mengontrol akun owner sequity.

Entity Theory
Karena ketidakpuasan dengan orientasi
Teori Kepemilikan, maka dikembangkan
Teori Entitasdimana berasumsi bahwa perusahaan dan pemiliknya merupakan dua hal yang terpisah.Persamaan balance sheetnya =
asset =equities (including liabilities). 
Residual Equity Theory
Asumsi mendasar dari teori ini adalah bahwa informasi yang berkenaan untuk tujuan pengambilan keputusan, misalnya prediksi cash flow, harus diberikan kepad pemegang equity residual. Pemegang equity residual adalah kelompok claimant ekuitas yang haknya bisa digantikan oleh claimant lain, yakni pemegang saham biasa yang anggotanya bisa berubah jika terjadi reorganisasi dalam perusahaan. Persamaan balance sheetnya :
asset - specific equities(including liabilities and preferred stock) = Residual equity

Fund Theory
Fund adalah sekelompok aset obligasi yang disediakan untuk tujuan tertentu. Persamaan balancesheetnya :
 ∑asset = Restrictions of asset
Restriction of asset didapat dari kewajiban dan modal yang diinvestasikan dan termasuk didalamnya tujuan spesifik tertentu atas penggunaannya seperti yang telah diperintahkan didalam hukum atau kontrak.

Commander Theory
Commander adalah kata lain dari manajemen.
Teori ini menyangkut fakta bahwa manajemen membutuhkan informasi sehingga bisa melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian atas nama pemilik (owner)

Appendix 5-A: The Basic Postulates Of Accounting (ARS 1)


Postulat Berasal dari Lingkungan Ekonomi dan Politik
Postulat A-1. Hitungan

Data kuantitatif sangat membantu dalam membuat keputusan ekonomi yang rasional, yaitu, dalam membuat  pilihan di antara alternatif sehingga tindakan dengan benar terkait dengan konsekuensi.

Postulat A-2. Pertukaran
Sebagian besar barang dan jasa yang dihasilkan didistribusikan melalui pertukaran, dan tidak secara langsung dikonsumsi oleh produsen.

Postulat A-3. Entitas (termasuk identifikasi entitas)
Kegiatan ekonomi dilakukan pada melalui unit tertentu atau entitas. Setiap laporan  kegiatan harus mengidentifikasi dengan jelas unit tertentu atau entitas yang terlibat.

Postulat A-4. Periode waktu (termasuk spesifikasi dari periode waktu)
Kegiatan ekonomi dilakukan pada selama periode specifiable waktu.
Setiap melaporkan bahwa
kegiatan harus mengidentifikasi secara jelas periode waktu yang terlibat.

Postulat A-5. Satuan ukuran (Termasuk identifikasi unit moneter)
Uang adalah denominator umum dalam hal yang barang dan jasa, termasuk tenaga kerja, sumber daya alam, dan modal, yang diukur. Setiap laporan harus jelas menunjukkan mana uang (misalnya, dolar, franc, pound) sedang digunakan.

Postulat Berasal dari Bidang Akuntansi Hakikat
Postulat B-1. Laporan keuangan (Terkait A-1)
Hasil dari proses akuntansi dinyatakan dalam satu set fundamental terkait laporan keuangan yang mengartikulasikan dengan satu sama lain dan bersandar pada dasar yang sama data.

Postulat B-2. Harga pasar (Terkait A-2)
Data akuntansi didasarkan pada harga yang dihasilkan oleh pertukaran masa lalu, sekarang, atau masa depan yang telah benar-benar terjadi atau diharapkan.

Postulat B-3. Entitas (Terkait dengan A-3)
Hasil dari proses akuntansi dinyatakan dalam unit tertentu atau entitas.

Postulat B-4. Kesementaraan (Terkait dengan A-4)
Hasil operasi untuk periode yang relatif singkat bersifat sementara setiap kali alokasi antara periode masa lalu, sekarang, dan masa depan yang diperlukan. Para Imperatif
Postulat C-1. Kontinuitas
(Termasuk konsep korelatif hidup terbatas)
Dengan tidak adanya bukti yang sebaliknya, entitas harus dipandang sebagai yang tersisa di
operasi tanpa batas. Dengan adanya bukti bahwa entitas memiliki kehidupan terbatas, tidak harus dilihat sebagai tersisa dalam operasi tanpa batas.

Postulat C-2. Objektivitas
Perubahan aktiva dan kewajiban, dan efek terkait (jika ada) pada pendapatan, biaya, laba ditahan, dan sejenisnya, tidak harus diberikan pengakuan formal dalam rekening lebih awal dari titik waktu di mana mereka dapat diukur dalam hal tujuan .

Postulat C-3. Konsistensi
Prosedur yang digunakan dalam akuntansi untuk entitas yang diberikan harus sesuai untuk
pengukuran posisi dan kegiatan dan harus diikuti secara konsisten dari periode ke periode.

Postulat C-4. Unit Stabil
Laporan akuntansi harus didasarkan pada unit pengukuran yang stabil.

Postulat C-5. Pengungkapan
Laporan akuntansi harus mengungkapkan yang diperlukan untuk membuat mereka tidak menyesatkan.
 

Status Blog

My Page Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Anggota yang Ikutan

Share it

ilmu-akuntansi Copyright © 2011 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template